Banyak orang menikmati manikur secara teratur, namun terkadang kunjungan ke salon yang tidak berbahaya dapat menyebabkan infeksi yang tidak sedap dipandang dan tidak nyaman yang dikenal sebagai “greenies”, atau sindrom kuku hijau. Infeksi bakteri yang disebabkan oleh Pseudomonas aeruginosa ini menyebabkan perubahan warna hijau atau hitam di bawah kuku. Meskipun biasanya tidak menyakitkan, penyakit ini memerlukan pengobatan untuk mencegah potensi komplikasi.

Memahami Greenies: Ilmu di Balik Perubahan Warna

Sindrom kuku hijau terjadi ketika bakteri Pseudomonas aeruginosa tumbuh subur di lingkungan lembab antara kuku dan dasar kuku. Bakteri ini menghasilkan pigmen yang menyebabkan perubahan warna yang khas. Kontak yang terlalu lama dengan air, seperti sering mencuci tangan atau bekerja dalam kondisi basah, dapat meningkatkan kerentanan. Infeksi ini semakin terlihat di platform media sosial seperti TikTok dan Instagram, sehingga mendorong lebih banyak kesadaran.

Faktor Risiko: Apa yang Membuat Anda Lebih Rentan?

Beberapa faktor berkontribusi terhadap berkembangnya tanaman hijau:

  • Ekstensi Kuku Jangka Panjang: Membiarkan ekstensi terlalu lama dapat menyebabkan kuku terangkat, menciptakan ruang bagi kelembapan dan bakteri. Perawatan rutin sangat penting.
  • Trauma Kuku: Kerusakan pada kuku, seperti pengangkatan, pengelupasan, atau pencabutan kutikula secara agresif, meningkatkan risiko infeksi. Orang dengan kondisi kuku yang mendasarinya (seperti psoriasis) juga lebih rentan.
  • Kebersihan Salon: Peralatan atau rendaman kaki yang tidak didisinfeksi dengan benar dapat menyebarkan infeksi antar klien.
  • Usia dan Kebiasaan: Orang lanjut usia dan orang yang selalu terpapar air (petugas kesehatan, bartender, tukang kebun) lebih rentan. Menggigit kuku juga meningkatkan risiko.

Pengobatan: Kapan Harus ke Dokter

Meskipun biasanya tidak parah, pengobatan yang cepat penting untuk mencegah penyebaran infeksi. Jika Anda melihat perubahan warna menjadi hijau, coklat, atau hitam, konsultasikan dengan dokter kulit. Seorang dokter akan memeriksa kuku dan mungkin mengambil kliping atau kultur untuk diuji. Perawatan biasanya melibatkan antibiotik topikal, meskipun kasus yang parah mungkin memerlukan pengobatan oral. Perendaman dengan cuka encer juga efektif. Infeksinya bisa berlangsung berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, tergantung seberapa jauh perubahan warnanya meluas.

Pencegahan: Menjaga Kesehatan Kuku

Mencegah penyakit hijau melibatkan memprioritaskan kesehatan kuku:

  • Kuku Pendek dan Bersih: Jaga agar kuku tetap rapi dan bersih. Hindari kuku palsu jika memungkinkan.
  • Perawatan Kutikula: Potong kutikula dengan benar untuk meminimalkan penumpukan kelembapan.
  • Pengeringan Menyeluruh: Keringkan tangan secara menyeluruh setelah dicuci.
  • Aplikasi Profesional: Jika Anda memilih ekstensi, mintalah ekstensi tersebut diterapkan oleh profesional salon yang berkualifikasi. Hindari penerapan sendiri karena risiko infeksi yang lebih tinggi.
  • Perawatan Reguler: Jadwalkan janji temu rutin untuk mencegah pengangkatan dan memastikan perawatan kuku yang tepat.

Catatan Penting: Disinfeksi alat yang digunakan pada kuku yang terinfeksi dengan alkohol untuk mencegah penyebaran bakteri.

Pada akhirnya, infeksi kuku hijau dapat ditangani dengan pengobatan dan tindakan pencegahan yang tepat. Dengan memahami penyebab dan mengambil langkah proaktif, Anda dapat menikmati kunjungan ke salon tanpa mengkhawatirkan masalah umum bakteri ini.