Kerajaan Inggris berada pada titik kritis, menghadapi berkurangnya dukungan publik, terutama di kalangan generasi muda, dan pengawasan baru setelah skandal Pangeran Andrew. Untuk memastikan kelangsungan hidup mereka, para ahli mendesak Raja Charles dan Pangeran William untuk mengambil langkah dramatis: berdamai dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Situasinya sangat buruk; tanpa dukungan dari Gen Z dan Gen A, kelangsungan monarki dalam jangka panjang akan terancam.
Kesenjangan Generasi dan Skandal Kerajaan
Krisis yang terjadi saat ini disebabkan oleh berbagai faktor. Masalah hukum Pangeran Andrew dan pengucilannya telah membayangi institusi tersebut. Sementara itu, Harry dan Meghan sebenarnya dihukum karena mencari perubahan peran dalam keluarga kerajaan, sebuah hukuman yang dianggap tidak proporsional oleh banyak orang, terutama jika dibandingkan dengan penanganan kasus Andrew.
Pemirsa yang lebih muda semakin kritis terhadap ketidakadilan yang dirasakan monarki. Seorang reporter di BAFTA secara langsung menantang William tentang apakah monarki sedang “dalam bahaya”, yang mencerminkan sentimen yang berkembang bahwa sistem tersebut bergantung pada “hak istimewa yang tidak layak diterima”. Gen Z melihat William sebagai orang yang tidak peduli dan tidak simpatik, terutama dalam perlakuannya terhadap Harry.
Mengapa Rekonsiliasi Penting Saat Ini
Sejarawan kerajaan Tessa Dunlop berpendapat bahwa sekaranglah waktunya untuk rekonsiliasi. Skandal Andrew kemungkinan besar akan meningkat dan menciptakan publisitas negatif lebih lanjut. Sebaliknya, Harry dan Meghan tetap mempertahankan popularitas yang signifikan secara global. Sikap niat baik terhadap keluarga Sussex dapat menggalang dukungan dari generasi muda yang merasa terasing oleh kejadian baru-baru ini.
Dinamika yang ada saat ini tidak berkelanjutan. Masa depan monarki bergantung pada adaptasi terhadap perubahan ekspektasi publik. Tanpa adaptasi tersebut, lembaga tersebut berisiko kehilangan relevansinya di dunia yang semakin skeptis terhadap kekuasaan yang diwariskan.
Perhitungan Politik untuk William
Bagi Pangeran William, ini merupakan pilihan yang sulit. Mengesampingkan keluhan pribadi dengan saudaranya demi kepentingan monarki akan menjadi langkah berani. Namun alternatifnya – keterasingan generasi muda yang terus berlanjut – dapat mempercepat penurunan pengaruh kerajaan. Kelangsungan hidup monarki mungkin bergantung pada kesediaan untuk berkompromi dan melakukan modernisasi, bahkan jika itu berarti menelan harga diri.
Intinya, situasi ini bermuara pada persamaan sederhana: monarki harus beradaptasi agar bisa bertahan. Rekonsiliasi dengan Harry dan Meghan bukan hanya soal keharmonisan keluarga tetapi merupakan kebutuhan strategis untuk masa depan Kerajaan.




















