Jalan kaki dan bersepeda adalah dua latihan aerobik paling populer—dan untuk alasan yang bagus. Keduanya berdampak rendah, sehingga lebih lembut pada persendian dibandingkan olahraga dengan intensitas tinggi seperti lari atau HIIT. Meskipun keduanya dapat meningkatkan daya tahan, membangun kekuatan, dan membantu penurunan berat badan, para pelatih menyarankan bahwa keduanya mungkin menawarkan lebih banyak manfaat.
Manfaat Jalan Kaki
Berjalan kaki sangatlah mudah: yang Anda perlukan hanyalah sepasang sepatu. Latihan ini dapat dilakukan dengan mudah dengan berjalan menanjak, meningkatkan kemiringan di treadmill, atau menambah beban pada pergelangan tangan/pergelangan kaki. Karena Anda menahan seluruh berat badan saat bergerak, jalan kaki memperkuat tubuh bagian bawah, memperbaiki postur tubuh, dan mendukung kepadatan tulang. Power walk, khususnya, membangun stamina secara efektif.
Manfaat Bersepeda
Bersepeda bahkan memiliki dampak yang lebih rendah dibandingkan berjalan kaki, karena mengurangi tekanan pada lutut dan pinggul karena mengayuh menopang tubuh Anda. Resistensi mudah disesuaikan, memungkinkan intensitas terkontrol. Meningkatnya resistensi menyebabkan peningkatan kekuatan dan pembakaran kalori yang lebih besar dibandingkan dengan berjalan kaki.
Kekuatan: Berjalan vs. Bersepeda
Jalan kaki membangun kekuatan tubuh bagian bawah dan melibatkan inti Anda karena tuntutan keseimbangan. Jalan menanjak semakin mengintensifkan latihan inti. Namun, ini tidak memberikan peningkatan kekuatan yang sama seperti angkat beban. Bersepeda, dengan resistensi yang dapat disesuaikan, membangun lebih banyak otot di tubuh bagian bawah (paha depan, paha belakang, glutes, betis) dan melibatkan inti dan lengan Anda sebagai penyangga. Bersepeda memungkinkan pengembangan kekuatan lebih cepat dengan investasi waktu yang lebih sedikit.
Penurunan Berat Badan: Jalan Kaki vs. Bersepeda
Keduanya dapat membakar lemak dengan mencapai tingkat detak jantung Zona 2 atau 3. Untuk mencapai hal ini, diperlukan jalan tanjakan atau peningkatan resistensi bersepeda. Bersepeda membakar kalori lebih cepat karena resistensi yang dapat disesuaikan. Jika waktu terbatas, bersepeda lebih efisien untuk menurunkan berat badan. Namun, konsistensi adalah kuncinya — pilih aktivitas yang akan Anda ikuti.
Kesehatan Kardiovaskular: Jalan Kaki vs. Bersepeda
Keduanya meningkatkan kesehatan jantung dengan menjangkau zona kardio yang berbeda. Bersepeda memungkinkan transisi antar zona lebih cepat, sehingga ideal untuk latihan singkat. Berjalan mungkin dibatasi oleh faktor eksternal seperti medan atau keramaian. Pada akhirnya, gerakan teratur menantang hati Anda, apa pun metodenya.
Putusan
Untuk ketahanan, bersepeda atau berjalan kaki 3-4 kali seminggu, habiskan 80% waktu Anda di Zona 2 dan 20% di Zona 3-4 untuk latihan interval. Untuk meningkatkan kekuatan, lakukan siklus 2-3 kali seminggu dengan daya tahan tinggi, lengkapi dengan latihan kekuatan. Untuk menurunkan berat badan, lakukan kardio selama 30-45 menit 4-5 kali seminggu di Zona 2 atau 3.
Pada akhirnya, berjalan kaki dan bersepeda sama-sama bermanfaat, dan manfaatnya akan diperoleh. Olahraga terbaik adalah yang Anda sukai dan akan Anda lakukan secara konsisten.
