EOS Fitness secara aktif berkolaborasi dengan Girls Gone Strong (GGS) untuk meningkatkan pengalaman kebugaran wanita di gymnya, dengan fokus pada pelatihan khusus untuk pelatih dan lingkungan yang lebih inklusif. Ini bukan hanya tentang menambah peralatan atau kelas; ini tentang perubahan mendasar dalam cara pembinaan perempuan, terutama pada tahap kehidupan kritis seperti kehamilan, pemulihan pascapersalinan, dan menopause.
Komitmen Kepemimpinan Mendorong Perubahan
Kemitraan ini dimulai dengan kepemimpinan EOS Fitness mendaftar dalam sertifikasi GGS. Langkah ini memastikan bahwa para pengambil keputusan memahami kebutuhan fisiologis dan psikologis unik klien perempuan. Setelah itu, perusahaan menawarkan akses sertifikasi eksklusif kepada para pelatihnya, sehingga dengan cepat meningkatkan jumlah profesional bersertifikasi GGS dalam fasilitas EOS.
Melampaui Pelatihan Dasar: Pendekatan yang Didukung Sains
GGS dikenal dengan metode berbasis bukti yang disesuaikan dengan kesehatan wanita. Pelatih EOS kini diperlengkapi untuk menangani kondisi dan tahapan kehidupan yang sering diabaikan dalam kebugaran umum, seperti pemulihan pascapersalinan dan perubahan hormonal selama perimenopause. Hal ini memastikan bahwa anggota perempuan menerima bimbingan yang tepat dan aman.
Pertumbuhan dan Ekspansi Jangka Panjang
EOS dan GGS sedang mendiskusikan cara tambahan untuk meningkatkan skala inisiatif ini:
- Memperluas akses sertifikasi lebih lanjut.
- Menyelenggarakan acara pendidikan langsung untuk pelatih.
- Meningkatkan standar keseluruhan pelatihan kebugaran yang berfokus pada wanita.
Kolaborasi ini menandakan komitmen EOS terhadap tindakan nyata, bukan pemasaran yang dangkal. Dengan berinvestasi pada pendidikan pelatih, EOS memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam menyediakan ruang yang penuh informasi dan ramah bagi wanita dari segala usia dan tingkat kebugaran.
Kemitraan antara EOS Fitness dan Girls Gone Strong bukan hanya sekedar menyediakan layanan; ini tentang menciptakan perubahan mendasar dalam cara gym mendekati kesehatan wanita, memprioritaskan keahlian dan inklusivitas dibandingkan program pelatihan umum.



















